Kamis, 12 November 2015

1 Orang Tewas dan 4 Rumah Tertimbun Akibat Longsor di Bogor


Hujan yang turun terus menerus menyebabkan longsor di beberapa tempat di Kota Bogor, Jawa Barat. Longsor yang terjadi pada pukul 15.00 WIB  pada 8 November 2015 ini menimpa 1 rumah dan menewaskan 1 orang. Korban tewas bernama Ade Ismail (18), warga Pancoran Mas RT 01 RW 08 Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat.

1 Orang meninggal dunia atas nama Ade Ismail (18), 1 orang kritis atas nama Muh Aldi Saputra (18) dirawat di Rumah Sakit TNI AU, Sutopo menjelaskan, longsor yang terjadi kali ini bukan longsor besar, tetapi longsor talud atau tebing yang kecil. Namun, karena menjadi permukiman, maka saat longsor menimbun warga.

Masyarakat telah melakukan penanganan di lokasi. Memasuki musim penghujan, masyarakat diimbau selalu waspada, khususnya bencana longsor. Pemerintah dan Pemda harus segera mengantisipasi menghadapi banjir dan longsor. Ada 64 juta jiwa masyarakat yang tinggal di daerah rawan sedang-tinggi dari banjir. Mereka tersebar di 315 kabupaten/kota. Sedangkan longsor, ada 41 juta jiwa masyarakat yang tinggal di daerah rawan sedang-tinggi longsor di 274 kabupaten/kota. Pemerintah dan pemda harus melindungi masyarakat.

Untuk itu, perlu segera dilakukan rapat koordinasi teknis antisipasi banjir dan longsor. BNPB dan BPBD perlu segera menyusun rencana kontinjensi menghadapi banjir longsor yang memuat kebijakan, strategi, peta bencana, komando, upaya, pengerahan sumber daya, dan lainnya.
Dia mengatakan, peringatan dini dari berbagai pihak seperti Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan lainnya agar dicermati, sehingga dapat memperoleh informasi yang terbaru.



Contact Person :
Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 
Elsa Yusna Alfia Mita
4123143807 (11)
085782285150
elsayusna_am@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar